herewebuy.org

Berbagi Informasi Tentang Kesehatan
Makanan untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi

Makanan untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi

Mempertahankan dan membatasi asupan garam adalah salah satu langkah penting untuk mencegah dan mengobati tekanan darah tinggi. Tapi ini bukan satu-satunya hal yang bisa kita lakukan untuk menjaga tekanan darah tetap sehat. Terapkan diet sehat atau makanan hipertensi, dan cegah hipertensi.

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah salah satu penyakit yang muncul secara diam-diam. Sulit mengetahui seseorang menderita hipertensi, tanpa mengukur tekanan darah.

Makanan untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi
Makanan untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi

Memahami Kategori Hipertensi

Untuk mengetahui seseorang memiliki hipertensi, perhatikan hasil pengukuran tekanan darah. Tekanan darah normal kurang dari 120/80. Angka pertama hasil pengukuran adalah tekanan darah sistolik, kemudian angka berikutnya adalah tekanan diastolik.

Ketika hasil pengukuran tekanan darah melebihi kisaran normal, itu dapat dibagi ke dalam kategori berikut:

  • Tekanan darah berkisar antara 120-139 untuk angka sistolik atau 80-89 untuk tekanan diastolik.
  • Stadium 1 hipertensi. Jika tekanan sistolik Anda 140-159 atau tekanan diastolik adalah 90-99.
  • Hipertensi tahap 2 ketika tekanan sistolik 160 atau lebih tinggi atau tekanan diastolik 100 atau lebih tinggi.

Mengenali Makanan Pemicu Hipertensi

Sebagian orang tidak menyadari apa yang mereka makan setiap hari, apalagi rahim. Bagi Anda yang ingin menjaga tekanan darah dalam kisaran normal, bisa memulai kebiasaan melihat asupan dan konten makanan.

Makanan untuk hipertensi sebaiknya tidak termasuk makanan yang mengandung natrium atau natrium tinggi. Semakin sedikit natrium yang Anda konsumsi, tekanan darah Anda akan semakin terkontrol. Makanan yang mengandung banyak sodium termasuk makanan kaleng, makanan olahan, dan makanan siap makan.

Sebaliknya, konsumsilah banyak makanan yang mengandung kalium, magnesium, dan serat untuk membantu mengontrol tekanan darah. Jika perlu, simpan buku harian untuk mengukur porsi garam dalam makanan yang Anda konsumsi. Jika Anda makan makanan kemasan, baca labelnya.

Anda dapat melakukan perubahan secara bertahap, misalnya membatasi asupan natrium sekitar satu sendok teh per hari. Ketika tubuh telah beradaptasi, maka kurangi lagi menjadi sekitar 2/3 dari sendok per hari. Untuk menambah rasa dan aroma makanan, Anda bisa menggunakan bumbu rendah sodium seperti berbagai tumbuhan alami atau cuka lainnya.

Untuk lebih jelasnya, makanan hipertensi berikut harus dihindari jika Anda memiliki tekanan darah tinggi.

1. kopi

Apakah Anda punya kebiasaan minum kopi? Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, sekaranglah saatnya untuk menyingkirkan kebiasaan ini. Sebenarnya bukan hanya kopi. Teh dan soda juga meningkatkan tekanan darah. Semua penyebab ini adalah kafein dalam minuman ini.

Daging dan makanan olahan

Kedua jenis makanan ini sering diproses dengan pengawetan menggunakan garam. Dengan demikian makanan ini menjadi tinggi natrium yang berbahaya bagi penderita diabetes.

2. Acar

Acar mentimun lezat di lidah, tetapi proses pembuatannya membutuhkan garam agar mentimun tidak cepat busuk. Inilah yang membuat Anda disarankan untuk menghindarinya agar tekanan darah tidak meningkat.

3. Saus kalengan

Saus tomat, saus pasta, dan jus tomat dalam kemasan kaleng mengandung kadar natrium yang tinggi. Dalam satu cangkir saus mengandung lebih dari 450 mg natrium yang berpotensi meningkatkan tekanan darah.

4. Kulit ayam dan makanan berlemak lainnya

Kulit ayam dan makanan berlemak lainnya, seperti daging merah, susu berlemak, dan keju, dan mentega, mengandung asam lemak jenuh dan lemak trans. Jenis lemak ini dapat meningkatkan kolesterol jahat, untuk memperburuk tekanan darah tinggi Anda.

Menerapkan Diet Sehat

Anda harus menghindari makanan hipertensi dan menggantinya dengan diet sehat untuk menjaga tekanan darah stabil. Diet yang disarankan untuk mengurangi tekanan darah tinggi adalah DASH atau Dietary Approaches to Stop Hypertension.

Ada empat prinsip utama dari diet DASH, yaitu:

  • Tingkatkan asupan nutrisi dari gandum utuh, ikan, unggas, dan kacang-kacangan.
  • Tingkatkan juga konsumsi buah-buahan, sayuran, dan produk susu rendah lemak.
  • Kurangi garam, makanan dan minuman manis, dan daging merah.
  • Juga kurangi makanan yang tinggi lemak jenuh, kolesterol, dan lemak trans.

Meskipun tidak ada makanan yang dapat mengurangi tekanan darah tinggi dengan cepat, beberapa makanan dapat membantu menguranginya perlahan:

Susu dan yogurt rendah lemak

Susu rendah lemak yang kaya akan kalsium dan rendah lemak, adalah campuran zat yang kuat untuk membantu mengurangi tekanan darah tinggi. Anda juga bisa menggunakan yogurt sebagai pengganti, jika Anda tidak suka susu.

Akar bit

Buah yang satu ini membantu menurunkan tekanan darah karena mengandung nitrat. Bahkan penelitian telah membuktikan bahwa jus bit menurunkan tekanan darah hanya dalam satu hari dan malam.

Havermut

Gandum adalah salah satu makanan yang bisa mengurangi tekanan darah. Sebab, makanan ini mengandung rendah lemak, serat tinggi, dan rendah sodium (garam).

Pisang

Salah satu manfaat pisang adalah kaya akan kalium yang baik untuk menjaga tekanan darah stabil. Anda bisa makan pisang atau mencampurnya ke dalam oatmeal sebagai menu sarapan.

Ikan

Pilih ikan yang mengandung asam lemak omega 3, seperti salmon. Asam lemak omega 3 ini membantu menurunkan tekanan darah.

Minyak zaitun

Kandungan polifenol yang ditemukan dalam minyak zaitun membantu mengurangi tekanan darah.
Hindari makanan hipertensi dan menerapkan diet sehat untuk menjaga tekanan darah stabil. Selain itu, lakukan pengukuran tekanan darah secara teratur. Jika perlu, coba gunakan pengukur tekanan darah yang bisa dilakukan di rumah. Konsultasikan hal ini pada kunjungan rutin ke dokter jika ada perubahan tekanan darah Anda.

Leave a Reply